Cara Menghadapi Berbagai Tipe Guru

Halo guys kali ini gue ingin memposting Cara Menghadapi Berbagai Macam Tipe Guru. Pernah gak nilainya hancur gara-gara salah tingkah waktu menghadapi guru? Walaupun tidak semua guru memiliki sifat seperti ini, gue akan berbagi pengalaman tentang cara menghadapi guru yang agak "killer". Sebenarnya sih mereka tidak killer, hanya mereka ingin yang terbaik dari kita. Dan tidak ada salahnya kan menjadi yang terbaik?

Tipe 1 : Galak diluar, Lembut didalam

Dari judulnya saja sudah so sweet banget ya... tapi benar, guru tipe ini terlihat galak saat diluar jam pelajaran. namun berubah saat pelajaran sudah berlangsung. Biasanya suka memberi humor-humor segar dan tidak terlalu ketat dalam hal-hal prinsipil (misal: "boleh mencontek saat ujian asal jangan ketahuan / jangan ramai") Biasanya tipe ini amat sulit diminta tugas remidi dan sepertinya akan mencoret nilai kita selamanya jika kita sedikit saja tidak sesuai apa yang dia perintahkan. Tapi percayalah, tipe ini benar-benar memiliki hati!

Cara menghadapi: Dekati dengan hati. Misalnya jika kita ingin meminta tugas remidi, dan gurunya berkata "tidak ada remidi!", mohonlah dengan halus dan sopan. Terus luluhkan hatinya karena sesungguhnya dia hanya mengambil sikap wibawa. tapi ingat, biasanya dia hanya memberi satu kesempatan saja lho... Jadi manfaatkan dengan baik.

Tipe 2: Lembut diluar, Galak didalam
Tipe ini adalah kebalikan dari tipe pertama. Biasanya guru dengan tipe seperti ini akan sangat akrab dengan siswanya (terutama dari kelas yang tidak diajarnya langsung). Tapi ketika kita berhadapan langsung dengannya di dalam kelas... Jeng Jeng!!!! Guru ini akan langsung berubah menjadi sosok yang jauh berbeda dari biasanya. Tipe ini biasanya keras kepala akan apa yang dia telah tentukan. Tipe ini masih bisa dibagi menjadi 3:


Tipe 3: Oemar Bakrie

Guru yang tipe ini jujur berbakti mengabdi pada negeri berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Biasanya amat prinsipil dan tidak toleran pada realita yang tidak sesuai dengan idealismenya. Murah nilai. Tapi disiplin. Guru tipe ini biasanya datang jam enam ke sekolah dan masuk kelas setengah jam lebih awal untuk menaruh buku. Semua persiapan mengajar telah ia persiapkan dengan matang malam harinya. dandanan kelimis dengan rambut ala era 50-an. Selalu berpakaian dinas kecuali di saat harus berseragam batik. Sopan dan ramah, kaku, dan memosankan.

Cara menghadapi: Bersikaplah idealis juga walaupun tidak. Guru ini murah nilai jadi santai saja saat bertemu dan tetap jaga kesopanan.

Tipe 4: Genius

Ada banyak guru yang genius di Indonesia. Cirinya adalah merangkap sebagai dosen, melakukan banyak penelitian, cara mengajarnya memaksa semua orang terlibat dan berpikir (suka/tidak suka), dan lebi mengedepankan kejujuran. Murah nilai. Tapi banyak tugas. Tugas yang menumpuk biasanya tidak akan sering diingatkan untuk dikumpulkan, namun saat semua sudah melupakan tugas tersebut, dia akan memintanya.

Cara menghadapi: bersikaplah tertarik dengan pelajarannya. Tunjukkan rasa simpati. Simpan tugas-tugasnya yang menumpuk dan jangan dibuang walaupun sudah berbulan-bulan. Bersikap seriuslah, jika ingin bercanda dengannya bercandalah dengan topik pembelajaran. Karena murah nilai, santai saja. Tapi tetap jaga kesopanan

Tipe 5: Terlalu Sabar

Guru tipe ini biasanya sangat diremehkan oleh muridnya. Amat murah nilai dan biasanya tutur katanya sangat halus dan keibuan. membiarkan saja siswa-siswanya tidak mendengarkannya di kelas asal ada satu-dua orang yang masih memandangnya. Membiarkan siswanya mencontek saat ulangan. Membiarkan siswanya masuk/keluar kelas atau sibuk sendiri selama pelajaran. Dan amat sabar.

Cara menghadapi: Hargailah guru ini, kasihan dia, dia hanya ingin memanusiakanmu. Perhatikan waktu dia menerangkan pelajaran dan bersikaplah sopan dan jangan kurang ajar.

Tipe 6: Guru Cerdas

Cerdas tidak sama dengan genius, karena guru ini tahu kapan harus bertindak sebagai guru, orang tua, atau teman. Biasanya guru ini sering memberikan banyak cerita-cerita menarik saat pelajaran. Ia amat mempercayai siswanya. Jadi saat dia berkata "Sudah paham?" dan anda menjawab seenaknya "Pahaaaaaaam" padahal kenyataannya anda tidak paham... dia akan kecewa berat. Tidak pernah marah. Hanya menyindir dengan halus. Mengetahui hitam-putih sekolah dan murid-muridnya. Pandai membawa diri. Biasanya merangkap jabatan sebagai wakil kepala sekolah atau jabatan lain. Sangat dicari orang dan super sibuk.

Cara menghadapi: jangan malu-malu bertanya. Manfaatkan waktumu untuk menambah pengetahuan. Jika guru ini sibuk, jangan ganggu dan biarkan saja sampai ia tidak sibuk lagi. Jangan berbohong jika ia menanyakan sesuatu yang sensitif karena sebenarnya ia sudah tahu / menduga masalah itu dan hanya ingin memastikan. Bersikaplah baik padanya. Untuk nilai tidak terlalu murah tapi tidak terlalu menekan. Apa adanya saja.

Tipe 7: Pelawak

Guru ini biasannya tidak pernah marah seumur hidupnya dan saat pembelajaran 70-80% diisinya dengan humor dan lawakan yang membuat murid-muridnya sakit perut. Memberi nilai amat murah. Hanya dengan mendengarkan cerita lawaknya dan mengerjakan tugas yang tidak terlalu berat. Santai dan sangat akrab dengan siswanya. Realistis. Anti-Mainstream.

Cara menghadapi: Jangan berbicara hal-hal yang terlalu serius padanya. Jadilah temannya, namun tetap dalam koridor antara guru dan murid. Karena murah nilai, santai sajalah. Nikmati humor segarnya...

So guys terimakasih sudah nyempatin waktu luang buat membaca postingan ini.semoga dengan postingan ini kita dapat menjadi pelajar yang dapat mengerti dan memahami seorang guru. dan hidup bagi parapelajar tanpa tanda jasa^^
UA-99646216-1